Sunday, 10 February 2013

RESEP CINTA…….. Untuk Bersahabat Dengan Alam


Keponakan-keponakan saya semakin besar. Waktu telah mengubah mereka menjadi anak-anak Abege yang manis. Satu anugerah tersendiri berhasil menjadi ‘teman dekat’ untuk mereka. Bagi anak-anak labil seusia mereka, biasanya mulai ingin menjauh dari ayah dan ibunya. Memilih mencari orang baru untuk dijadikannya ‘teman curhat’. 

Beruntung, semua anak-anak manis itu memilih saya sebagai tempat berkeluh-kesahnya. Mereka tak memilih orang luar. Saya pun cukup senang. Dengan begitu, tak perlu ada kekhawatiran kakak-kakak saya kalau anaknya mendapat nasehat ‘ajaib’ dari orang yang kurang bertanggungjawab.
Paling sedikit, seminggu sekali mereka berkunjung ke rumah. Bahkan menginap. Saya menyayangi mereka sepenuh hati. Di rumah saya, mereka bebas mengekpresikan diri seutuhnya. Bermain dipematang sawah atau kebun. Memancing dan bersendagurau sambil memasak bersama. Kegiatan khas anak Abege yang biasanya ditentang orang tua mereka. Saya membebaskan mereka melakukannya di rumah. Kebetulan saya punya rumah yang berada di sebuah desa sejuk nan indah.

Untuk soal perbekalan konsumsi, saya biasa memanfaatkan aneka sumber logistik yang berada dipekarangan rumah. Seperti singkong dan sayuran dari kebun, atau ikan dari kolam sendiri. Terkadang mencari keong sawah nan lezat di sawah seberang rumah. 

Anak-anak Abege itu sangat senang terlibat aktif dalam setiap usaha menyiapkan makanan. Mereka terlihat bahagia saat mencari keong, memancing ikan atau mengambil singkong dan sayuran di kebun. Sepertinya kegiatan di alam terbuka, sanggup membuat mereka berpaling dari kesehariannya tenggelam bersama televisi, gadget dan buku-buku sekolah.
Untuk soal camilan, mereka sangat happy saat membuat Bola Ubi Keju. Sebenarnya, camilan favorit itu mempunyai cerita unik yang menggelikan. Bermula ketika isi kulkas yang tinggal menyisakan keju dan corn flake. Bahan makanan lain sudah habis. Sedangkan hujan terus tercurah seharian. Untuk belanja ke supermarket atau pasar, perlu 15 menit naik motor. Ogah banget jika harus menembus hujan dan cuaca dingin. Padahal perut masih menuntut untuk terpuaskan.
 
Saya iseng membuka Resepkita.com. Akhirnya ditemukanlah resep Bola Ubi Keju. Bahannya sederhana sekali yakni :
1.      750 gram singkong
2.      1. sendok teh garam
3.      2 sendok makan NestlĂ© DANCOW Fullcream
4.      1 sendok makan mentega
5.      Minyak goreng secukupnya
6.      200 gram keju cheddar parut
7.      1 putih telur ayam
8.      20 gram NestlĂ© CORNFLAKES, memarkan halus

Cara Membuatnya cukup mudah :
1.      Kupas singkong, potong-potong, lalu cuci bersih
2.      Kukus hingga matang dan empuk
3.      Selagi masih panas, haluskan singkong
4.      Campur singkong dengan keju, garam dan mentega hingga rata
5.      Bentuk singkong menjadi bola-bola sedang
6. Pipihkan, isi dengan keju parut, bulatkan kembali
7. Celupkan dalam putih telur lalu gulingkan dalam cornflakes hingga rata
8. Diamkan hingga agak kering
9. Goreng dalam minyak panas dan banyak hingga kuning keemasan
10. Angkat, tiriskan. Sajikan selagi hangat lebih enak


Sudah sebulan ini Bola Ubi Keju dari koki Resepkita.com Menjadi resep favorit untuk camilan kami. Apalagi di saat musim hujan seperti ini. Disantap pagi hari, ditemani secangkir teh hangat, sambil berdiang di depan perapian. Uhh…. Sedap……

Keponakan-keponakan saya berkelakar sambil tertawa :
“ Wah… kalau begini terus, pohon singkong di pekarangan rumah lama-lama bisa habis nih. Kita harus menanaminya kembali. Biar bisa merasakan lezatnya Bola Ubi Keju setiap saat. Setuju kan Om ? “
Saya hanya mengangguk sambil tersenyum. Ternyata lewat cara yang sederhana. Kesadaran mereka untuk bersahabat dengan alam, terbentuk dengan sendirinya. Semoga semangat kecil mereka menjadi awal untuk mencintai alam semesta seutuhnya. 

                                 Terima kasih………….. Resepkita.com

Tuesday, 5 February 2013

KSATRIA PININGIT dari TAMIANG LAYANG



Sejarah masa lalu terkadang tak pernah bisa diselami dengan pemikiran sesaat. Termasuk arti sebutan Garuda Maharam untuk daerah Tamiang Layang dan sekitarnya. Mungkin karena tanahnya yang berbau harum dengan airnya yang bening dan bersih. Hingga mengundang banyak pendatang untuk mencari penghidupan dan kehidupan.


Tamiang Layang mempunyai sejarah tersendiri tentang keberadaannya. Tak pernah ada yang tahu, mengapa daerah ini dari dulu begitu diminati pendatang. Alam semestapun tak pernah menjawab pertanyaan itu. Dia hanya mengurai cerita lewat angin, bahwa suatu saat kelak Tamiang Layang  akan menjadi besar.
Sejarahpun tak pernah mengetahui pasti, mengapa Tamiang Layang menjadi satu-satunya daerah yang tidak diserahkan Kerajaan Banjar kepada Hindia Belanda seperti kebanyakan daerah lainnya di Kalimantan pada tahun 1826. Hingga akhirnya Tamiang Layang menjelma menjadi Ibu Kota Kabupaten Barito Timur pada tahun 2002.


Tentu banyak alasan bagi sebuah daerah untuk bermetamorfosis menjadi daerah otonom yang mempunyai pemerintahan sendiri. Untuk mengubahnya menjadi sebuah daerah yang hebat, diperlukan aspek-aspek yang hebat pula. Salah satunya pemimpin yang luar biasa hebat.


Rakyat sesungguhnya tak ambil pusing siapa pemimpinnya, dari manakah asalnya, bagaimana sejarah hidupnya. Yang penting, orang yang memimpinnya adalah Pemimpin Hebat. Bisa membawa rakyat dan daerah yang dipimpinnya menjadi tempat yang Gemah Ripah Loh Jinawi. Cukup sandang, pangan dan papan. Hidup dengan sejahtera sambil menepuk dada dengan bangga. Inilah kami, rakyat Tamiang Layang, yang mempunyai Pemimpin Hebat.


Masyarakat Jakarta boleh berbangga hati karena memiliki gubernur baru yang membuat rakyatnya bisa mengakses pengobatan gratis. Tapi mereka baru bisa menikmatinya tahun 2012.


Tanpa gembar-gembor yang menghebohkan media, pemimpin Barito Timur, yakni Drs. H Zain Alkim sudah memulainya lebih dulu dengan membuat biaya pengobatan murah meriah dan Biaya gratis bagi mereka yang menjalani rawat inap diruang dikelas III. Bahkan bisa mengakses pengobatan ke dokter spesialis dengan biaya hanya Rp. 20.000 saja.


Di Pulau Jawa, buruh bergejolak dan berdemo dimana-mana. Semua mengeluh karena kesejahteraan macet. Biaya transportasi mahal. Penghasilan sehari harus dipotong biaya transportasi yang tinggi. Tapi di Bartim, buruh tenang-tenang saja. Untuk menghemat biaya transportasi, buruh mempunyai card conection yang terhubung dengan semua angkutan umum. Biaya transportasi buruh di subsidi pemerintah hingga 50%.
Ada lagi program kartu subsidi belanja murah. Buruh bisa berbelanja murah dengan discount khusus di outlet-outlet yang ditunjuk Bupati Bar-Tim.


 Sangat mudah untuk mengajak rakyat untuk berpartisipasi bagi daerahnya. Bahkan menjadikannya garda terdepan untuk menaklukan dunia. Caranya dengan melimpahinya dengan kesejahteraan yang memadai. Tentu, tugas pemimpinlah untuk membawa mereka menjadi ‘sesuatu’ yang dibanggakan negerinya.

Dan inilah yang telah dilakukan Bupati Bar-Tim, Drs. H Zain Alkim. Untuk menjadikan membawa Bartim menjadi daerah gemilang dengan program Bartim Membangun

Dia adalah pemimpin hebat yang dipilih alam semesta untuk menjadi KSATRIA PININGIT dari TAMIANG LAYANG.

Monday, 4 February 2013

TAKLUKAN DUNIA BERSAMA ACER ICONIA W150….. PC Tablet Dengan Windows 8



Get the FUNTOUCHTIC experience of Windows 8 only at Acer Iconia W510, the real tablet!

Jauh dilubuk hati yang paling dalam, sebenernya ingin sekali bergaya dengan gadget-gadget tercanggih. Seperti bergaya dengan tablet berteknologi terkini misalnya. Namun selalu saja terkendala dengan tampilan dan spesifikasi dari tablet yang tersedia dipasaran. Maklum, saya termasuk orang konvensional yang terbiasa dengan desktop atau laptop yang lumayan besar untuk mengerjakan tugas-tugas kantor.

Berkreasi dengan tablet yang cenderung imut, rasanya kagok saja. Tak bisa mengetik dengan cepat. Alhasil, kemana-mana saya masih menggunakan perangkat kerja jadul untuk presentasi atau dinas luar. Ditambah pula dengan kerepotan untuk membawa perangkat kerja lain seperti kamera dan camcorder. Selama ini saya belum puas dengan hasil gambar yang diambil lewat ponsel atau perangkat sejenis. Selalu ada kurangnya.

Namun saya harus berkompromi dengan teknologi. Apalagi saat Microsoft meluncurkan OS terbaru, yakni Windows 8. Mau tak mau saya harus mengikuti teknologi terkini. Kalau tidak begitu, tampilan hasil pekerjaan saya menjadi kurang menarik karena terbatasnya perangkat untuk merepresentasikan ide-ide saya.

Sebagai anggota koloni sp-Acer, tentu saya menunggu gebrakan baru dari produsen peranti teknologi ini untuk kembali memanjakan saya dengan produknya. Beruntung penantian saya tidak terlalu lama. Karena My-Acer ku tercinta, meluncurkan Acer Iconia W510. Tablet PC dengan Windows 8 yang dijamin bakal memanjakan saya dengan banyak fitur menarik dan hassle-free.


Secara fisik, Tablet Acer Iconia W510 lebih highclass dibanding tablet biasa. Apalagi jika dipadukan dengan keyboard docking, dia akan menjelma menjadi sebuah mini notebook PC yang keren dan fashionable.
Kelebihan Acer Iconia W510 diantaranya :
1.      Ukuran layar 10.1” berkualiatas High Definition. Pas untuk ditenteng kemana-mana. Layarnya berteknologi In-Plane Switching (IPS) dengan resolusi 1366×768 pixel hingga memiliki sudut tampilan yang sangat lebar. Bisa digunakan untuk menonton video dengan sudut kemiringan lebih dari 45 derajat dan tetap merasa nyaman.
2.      Saat menggunakan keyboard docking, layar bisa didorong posisinya hingga membalik 295 derajat dan meletakkannya di atas meja dengan tuts keyboard menghadap ke meja. Ini adalah posisi ideal saat ingin browsing berlama-lama di atas meja cafĂ© ketika hang-out.


3.      Mengetik menggunakan keyboard docking Acer Iconia W510 sama nyamannya dengan mengetik menggunakan keyboard fisik pada laptop.

4.      Bisa diajak bekerja hingga 18 jam. Cocok untuk keperluan short business trip. Mudah dihubungkan dengan printer, hardisk, televisi, dan perangkat teknologi yang lain karena dilengkapi dengan output HDMI port.


5.      Bobotnya hanya 580 gram. Menggunakan prosesor Intel Atom Z2760, memory 2GB DDR3, hardisk 32GB internal storage, dengan grafik Intel Graphics Media Accelerator 3650 yang akan kompatibel dengan seluruh aplikasi Windows. Karena mengadopsi OS Windows 8, membuat transfer file menjadi mudah. Transfer file bisa dilakukan via port Micro USB 2.0 yang tersedia ke External Hard Drive atau langsung ke dalam notebook.


6.      Kameranya ada dua. Yakni kamera utama 8 Megapixel (autofocus) dan kamera kedua (menghadap ke pengguna) 2,1 Megapixel. Kamera tertinggi spesifikasinya untuk sebuah tablet. Kedua kamera ini bisa merekam video hingga resolusi FullHD (1080p). Video conference bisa dilakukan dengan mudah menggunakan Skype ataupun software video chat/conference lainnya. Cukup menancapkan sebuah headset, dan video conference pun dapat dilakukan dengan privasi ekstra. Tersedia socket untuk mikrofon hingga bisa merekam video sembari menyodorkan mic ke narasumber. 

7.      Ada fitur Always On, Always Connect-nya, hingga bisa tetap standby dan terhubung dengan koneksi internet seperti perangkat smartphone


Acer memang tahu saja kebutuhan generasi sp-Acer

Tak sia-sia saya mencintainya dari dulu. Membuat saya kehilangan kata-kata untuk menggambarkan bagaimana penyayangnya dirimu. Sejak dulu saya memang tak bisa pindah ke lain hati. Tetap mencintai Acer sepenuh hati.

Sunday, 3 February 2013

INVITATION WEDDING………….. ALA DATANGYA.COM



Cinta memang aneh. Bisa mengubah manusia menjadi apa saja, sesuai perasaan yang dimilikinya tentang cinta. Aku sampai berdecak kagum kala Amira menguliahiku dengan puisi cinta karya Gibran.

Kemarin aku sendirian di dunia ini, kekasih
dan kesendirianku… sebengis kematian…
Kemarin diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara…,
di dalam pikiran malam…
Hari ini… aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan
di atas lidah hari…
Dan, ini berlangsung dalam semenit…
dari sang waktu yang melahirkan sekilasan pandang,
sepatah kata, sebuah desakan dan… sekecup ciuman


Amazing….! Itulah kata yang terucap dari mulutku. Gimana tidak, mahluk tomboy bernama Amiratul Shidiq itu bisa berubah sekian detik hanya karena sebuah perasaan yang bernama C.I.N.T.A.
Begitupun saat menjelang pernikahannya. Gadis selenge-an itu rupanya mempunyai impian yang tak kalah heboh dari gadis yang berperangai paling perempuan sekalipun. Dia memimpikan royal wedding yang megah seperti puteri raja. 


Setiap hari omongannya hanya berkisar seputar royal wedding Kate Middleton dan pernikahan megah ala mendiang Lady Diana. Membuat kami sebagai teman sekantornya ngibrit ke luar ruangan. Meninggalkan Amira sendirian dengan semua dunia khayalnya.


Termasuk masalah undangan pernikahan. Dimejanya berserakan contoh-contoh undangan. Bahkan dia berusaha mengeluarkan segenap kreatifitasnya untuk membuat sendiri undangan-nya. Amira memang terkenal freaky untuk masalah yang berhubungan dengan kehidupannya. Semuanya ingin diselesaikan sesempurna mungkin. Tak boleh ada kesalahan. Aku cuma geleng-geleng kepala melihat kegilaannya.


“ Dimana-mana, calon pengantin itu tinggal duduk manis. Tak perlu berfikir yang aneh-aneh. Serahkan saja pada ahlinya. “ Aku mengingatkannya.
“ Aku ingin ada video perjalanan cinta kami di undangan pernikahan-nya Dik. Biar dunia tahu bahwa pernikahan ini penuh cinta dan keindahan. Biar semua iri melihatnya, hehe…… “
“ Kamu mau pamer ?”
Sure…
“ Dasar sakit!. Gak mungkin lah…!”
“ Kamu sih, kurang gaul. Kebanyakan ngitung melulu. Lewat undangan on-line dong. Coba kamu buka www.datangya.com


Aku tak serta merta mencari alamat web yang diceritakan Amira. Hingga seminggu kemudian aku mendapat undangan pernikahan cantik dari Amira lewat inbox emailku. Diapun memajang undangan pernikahan-nya di facebook dan twitter. Undangan pernikahan-nya persis seperti yang diimpikannya. Undangan glamour yang bercitarasa seni tinggi.

Mau tak mau, aku jadi penasaran dengan web www.datangya.com yang diceritakan Amira. Akupun mengunjunginya. Ternyata sudah banyak orang yang melakukan hal serupa dengan Amira. Terbukti dengan banyaknya testimony memuaskan di wall home page-nya. 

Di zaman yang lumayan canggih ini ada banyak cara untuk memanfaatkan teknologi sesuai kebutuhan. Tak perlu terstigma dengan cara-cara tradisional yang membutuhkan biaya tinggi.
Seperti undangan pernikahan misalnya. Tak perlu repot mencetak dan menyebarkannya. Cukup tekan satu tombol, undangan sudah tersebar ke ponsel sahabat dan kolega. Tinggal menunggu konfirmasi dari yang dikirim undangan. Akan datang atau tidak.

Beragam keuntungan akan didapatkan calon pengantin yang menggunakan jasa www.datangya.com dalam hal undangan pernikahan. Diantaranya :
1.      Menampilkan slide photo Prawedding yang megah
2.      Berisi informasi pernikahan yang rinci
3.      Peta lokasi berbentuk google map dan sketsa manual
4.      Ada halaman khusus berisi love story
5.      Ada buku tamu, special invite lewat email dan facebook
6.      Hit counter, sharing lewat social Media
7.      Dihiasi kata-kata mutiara seperti puisi atau cuplikan ayat suci,
8.      Beragam tema unik dan fasilitas Mobile Theme yang bisa diakses lewat smart phone
9.      Ada background musiknya.
10. Atau biar lebih heboh bisa mendapatkan fasilitas Domain sendiri.


Ada banyak design undangan pernikahan yang unik di www.datangya.com. Tinggal pilih saja atau berkreasi sendiri sesuai yang diinginkan atau bisa juga mengikuti program affiliasi dengan menjadi Desainer Template atau Re-seller. Bagi yang punya Wedding Organizer, tentu hal ini akan menjadi peluang usaha tersendiri.


Beragam keuntungan beraffiliasi dengan www.datangya.com, diantaranya :
1.      Reseller akan mendapat keuntungan langsung dari hasil penjualan undangan pernikahan online.
2.      Reseller dapat menggabungkan program affiliasi datangya.com bersama paket Bridal ataupun WO yang dimiliki Reseller
3.      Undangan pernikahan online datangya.com dapat menjadi media promosi Bridal atau WO yang Re-seller miliki. Karena disetiap Undangan pernikahan online telah disediakan fitur slider, yaitu sebuah fitur yang memungkinkan untuk menambahkan foto-foto prawedding calon pengantin. Dalam foto-foto itu Re-seller dapat menyisipkan nama usaha WO atau usaha banner bridal.

Untuk informasi lengkap, lihat www.datangya.com atau hubungi :
Email: info@datangya.com
Telepon : +62 61 4558100 ext1242 , 0877 66 306 888
YM         : datangyacom@yahoo.com
BB          : 223F5827


Amira…..! gue pasti datang ke acara ‘Lo…………..!

Saturday, 2 February 2013

MY LOVELY HOPELAND….. TAKENGON



Facebook : I Love Aceh
Twitter : @iloveaceh
Kalau saja tidak terjadi peristiwa 26 Desember 2004. Mungkin Anggito dan istrinya hingga kini masih menetap di Takengon. Sepupu jauhku itu terlalu cinta dengan kampung barunya. Selama lima tahun disana, dia tak jemu-jemu menggambarkan beragam keelokan alam semesta yang diciptakan Tuhan untuk rakyat Gayo. Dia memang seorang petualang sejati. Makanya memilih melanjutkan kuliah di jurusan kehutanan dan mengabdikan diri sebagai abdi negara di Takengon.


Anggito menggambarkan Takengon sebagai dataran tinggi diantara arak-arakkan awan dan kabut yang berhawa sejuk. Mirip daerah Pangalengan kalau di Bandung, Jawa Barat. Bumi orang Gayo itu merupakan ibukota Kabupaten Aceh Tengah. Takengon terletak di sisi Danau Laut Tawar.
Bisa dibayangkan, betapa indahnya kawasan yang berbatasan langsung dengan sebuah danau. Anggito sering mengirimi saya cerita manis dan gambar-gambar yang menakjubkan tentang Danau Laut Tawar, Gua Puteri Pukes, dan Pantan Terong. Atau suasana perkebunan kopi yang menghampar luas dengan hijaunya. Kemujuran Anggito selalu membuat saya iri hati.


Takengon memang terkenal sebagai Onder Afdeeling Takengon di jaman kolonial Belanda. Potensi Bumi orang Gayo itu sangat cocok untuk budidaya Kopi Arabika, Tembakau dan Damar. Hingga di kemudian hari, pemerintah kolonial Belanda mendirikan sebuah perusahaan pengolahan Kopi dan Damar di Takengon. Sejak saat itu, kawasan Takengon berkembang menjadi sebuah pusat pemasaran hasil bumi Dataran Tinggi Gayo, khususnya Sayuran dan Kopi.


Anggito selalu menceritakan Takengon dengan cara yang seru dan memikat hati. Saya semakin tertarik untuk mengikuti jejaknya. Siapa tahu, suatu hari nanti Tuhan memperkenankan saya untuk mencicipi keindahan Takengon lewat mata dan kepala saya sendiri. Bukan hanya mengkhayal dengan cerita dan photo-photo yang dikirim oleh Anggito.
Namun harapan saya pupus sudah. Karena seminggu setelah peristiwa 26 Desember 2004, Anggito dan sang istri kembali ke Bandung. Meninggalkan semua mimpi-mimpinya di Takengon. Kenangan yang tersisa dari Bumi Orang Gayo itu hanya Anggia, bayi mungil nan lucu yang tak pernah lekang dari senyuman.

Aa sebenarnya berat meninggalkan Takengon. Semua mimpi Aa berada disana. Namun Aa tak ingin melawan kehendak Ibu. Aa tak ingin Ibu cemas karena memikirkan Aa sekeluarga di Takengon. Padahal Takengon tidak kenapa-napa. Hanya ada longsor saja sebagai akibat gempa dahsyat. Bila semua sudah tenang kembali, Aa ingin kesana lagi sesegera mungkin. Aa telanjur cinta dengan Takengon
Air muka Anggito terlihat penuh penyesalan. Saya begitu trenyuh melihat kerinduannya pada Takengon. Dimata saya, dia terlihat seperti seorang ksatria yang baru saja terenggut dari tanah impiannya. Sebuah tanah impian yang diperjuangkan dengan segenap kemampuan yang dimilikinya.


Matanya kembali berbinar saat menceritakan Didong. Sebuah kesenian rakyat Gayo yang memadukan unsur tari, vokal, dan sastra. Didong dimulai sejak zaman Reje Linge XIII. Kesenian ini diperkenalkan pertama kali oleh Abdul Kadir To`et. Kesenian Didong sangat digemari oleh masyarakat Takengon dan Bener Meriah. Dan Anggito pun mulai menggemarinya.


Dalam Didong ada nilai-nilai religius, nilai-nilai keindahan, nilai-nilai kebersamaan dan nilai kearifan alam semesta. Didong adalah sarana berekpresi tanpa batas bagi setiap rakyat Gayo. Didalamnya ada semangat yang menghentak untuk keluar dari problema sosial, mengkritisi pemerintah dan memuja Tuhan sebagai penguasa alam semesta.
Saya hampir tak percaya, melihat Bad Boy seperti Anggito bisa jatuh cinta pada sebuah kesenian rakyat.
Setiap manusia selalu bermetamorfosis sesuai lingkungannya, Dik. Begitu juga dengan Aa. Yang mendapat kedamaian saat menatap indahnya Danau Laut Tawar. Atau menatap perbukitan curam yang mengelilinginya. Juga mendapat kekuatan magis saat mendengar syair-syair Didong diantara Burni Telong dan Gunung Geureundong
“ Sebegitu indahnya mereka? “
Kamu akan langsung jatuh cinta sepenuh hati saat menatapnya. Apalagi saat berpetualang menyusuri stalaktit di Loyang Karo dan Loyang Putri Pukes. Aa yakin kamu akan jatuh cinta setengah mati pada bumi Gayo. “

Mata Anggito menerawang jauh. Saya semakin jauh menyelami kerinduannya pada Takengon. Mungkin Takengon adalah cinta keduanya setelah cintanya pada keluarga. Andai saja waktu itu Anggito bertahan saja di Takengon. Tak perlu terburu-buru kembali ke Bandung. Mungkin sekarang dia dan keluarganya akan menikmati kemakmuran di Tanah Gayo.
Dia tetap bisa menikmati jutaan bintang di langit Takengon saat malam hari. Atau bersampan di keheningan Danau Laut Tawar saat pagi hari. Saya semakin menyesal melihatnya tersiksa karena kerinduannya pada Takengon. Andai waktu bisa membawanya kembali.


 Saya kembali menatap indahnya gambar-gambar tentang Takengon yang dibawanya serta. Delapan tahun sudah gambar-gambar itu menjadi bagian dari mimpi-mimpi Anggito. Entah sampai kapan dia dapat kembali menjejakkan kakinya. Membawa serta Anggia yang telah berubah menjadi gadis cantik yang beranjak remaja. Anggito ingin memperkenalkan Anggia pada tanah Gayo. Tempat dia pertama kali memperdengarkan tangisannya. Diantara semilir angin Takengon dan lantunan syair Didong yang mendayu-dayu.

Anggito menanti lambaian tangan Takengon untuk membawanya kembali ke tanah harapan. Kembali membaui harumnya aroma bunga kopi yang menyesakkan kepala. Bercengkrama diantara riak air danau yang menyejukkan jiwa. Kapankah itu terjadi? Hanya alam semesta yang bisa menjawabnya.


I love my Hopeland…. Takengon….